Terakhir gue baca buku, terkhusus novel yang bener-bener sampe halaman terakhir itu pas 2015, dan ini udah 2018 coy. gue baru sadar. sesibuk itu lo kuliah? hahahah. kalo gue inget2 gue sudah berusaha untuk coba untuk baca, cuman ga narik aja. ga ada yang bener-bener bisa buat gue tetep stay baca lanjut sampe akhir. entah, hilang kemana rasa penasarannya. atau karena sudah mulai menyadari realita kehidupan lewat gerbang perkuliahan heheheh
kemudian, gue bersyukur pada pergiliran listrik yang padam tanpa ada pemberitahuan. yang artinya wifi mati, jadi ga ada internet (jadi mencari alasan untuk sibuk, baca buku misalnya). mungkin ini salah satu penyebab hilangnya minat baca buku terlebih novel seorang gue, yang waktunya habis berjam-jam untuk scrolling (menggulir) timeline, refresh, menggulir lagi timeline yang tiada akhir pada instagram terlebih youtube. tapi yang sering dilihat karena ada aja di kolomj rekomendasi, yaitu tiktok dengan lagu yang itu-itu aja serta kebegokan orang2 seperti kepleset, kecebur, kegebuk, kesembur, dan ke- lainnya yang tidak sengaja terekam jadi lucu dan bahkan kadang receh pun bisa buat ketawa wkwkww.
Cover:
keren. simpel elegan gitu kayak punya makna arti yang dalam. membuat gue bertanya2.
Seperti apakah warna cinta?
Apakah merah muda mewakili rekahannya,
ataukah kelabu mewakili pecahannya?
sebelum baca buku ini, gue ga berekspektasi apa2. rasa penasaran ada, tapi tidak sampai mencari spoiler seantero per-internetan. gue baru nyari2 review setalah menamatkan membaca bukunya, ingin membandingkan bagaimana pandangan gue terhadap buku ini dengan orang lain wkwkwk.
Karakter:
Tokoh utamanya Juang Astra Jingga dan Ana Tidae, diceritakan dengan sudut pandang orang ketiga. Juang ini sedang gigih. Ana sedang rapuh. pada pertemuan pertama membuat satu jatuh. pada pertemuan kedua yang juga tidak sengaja, membuat satu jatuh lebih dalam. pada pertemuan selanjutnya, salah satu masih menolak kenyataan tapi pada pilihan yang di buat bukan kah hati juga ikut berperan menentukan? begitu.
Plot:
Cerita cinta dan kehidupan pada lika-liku, yang seringnya tidak terduga. perjalanan mencari cara menghadapi menolak kenyataan dan pada akhirnya belajar untuk merelakan, bahwa beginilah hidup. Si juang ini belajar merelakannya lewat perjalanan pada sudut-sudut Indonesia, menemukan hal baru yang seolah berkata padanya ada hal lebih besar harus diselesaikan.
Review:
gue bingung pas mau nulis plotnya gimana wkwkwkw. gue pas bab2 awal baca buku ini feeling bacanya mengingatkan gue pas baca koala kumal nya raditya dika. buku yang lo ngga pengen baca cepet-cepet karena penasaran sama endingnya, tapi buku yang ceritanya ngalir dengan tepat, seolah memang begitu lah adanya, dan lo rasanya akan terima-terima aja kemanapun cerita nya mengalir bahkan bagaimanapun endingnya nanti.
Konspirasi Alam Semesta (Kolase) ini sebuah Albuk. Album buku, terdiri dari 14 lagu yang ceritanya di tuangkan pada setiap bab pada buku ini, yang juga ada 14.
1. Konspirasi Alam Semesta
2. Kau
3. Juara Kedua
4. Sepasang Pendaki
5. Rumah
6. Bandung
7. Kawan Yang Mengagumkan
8. Telapak Kaki
9. Garis Terdepan
10. Nadir
11. Hingga Napas Ini Habis
12. Tanpa Karena
13. Lembayung
14.Epilog
Tadinya gue kira, penulisnya yang mana adalah fiersa besari ini, ciptain lagu nya dulu, baru buat side story nya gitu. ternyata kedua hal tersebut di kerjakan berbarengan. terdengar pelik, kayak buat power point (ppt) untuk persentasi tanpa file word. ribet kan. tapi, dia bisa. waw. kalo dari pandangan gue, buku ini kayak merangkum pengalaman2 dengan alur yang tidak urut lalu disesuaikan sehingga cocok untuk kisah ini. bagusnya, ada timeline waktu jadi tidak bingung. ada saat2 dimana lo kembali ke halaman sebelumnya kayak "eh bentar deh pas bulan ini dia dimana ya?". dengan begitu, membuat karakter tokohnya seolah memang ada. atau memang sebenarnya ada? hmmmm
alurnya naik turun naik turun. kayak naik perahu, pas nyampe tengah tiba2 hujan kemudian reda terus ga berapa lama kemudian ada badai, yang lo bahkan ga tau kapan redanya. ga terduga apa yang bakal lo temukan di depan wkwkwwk. pantes nih diberi judul konspirasi alam semesta. ga terduga nya parah bgt. tadi lo senyum2 eh lalu mengeluarkan air mata. kayak lo ga belajar nih dari pengalaman sebelumnya, merasakan lagi jatuh, bangkit dan juga paling penting nih, belajar untuk bisa merelakan, dalam berbagai bentuk. merelakan kenyataan, yang tadinya lo tolak dengan sekuat tenaga, karena balik2 roda kehidupan akan terus berputar. jadi, kalo jatuh, ya bangkit lagi coy!~ (dan gue baru sadar juga, pembatas bukunya gambar biang lala dengan style polaroid; 1) tempat pertemuan mereka yang super berkesan 2) maksud cerita bahwa hidup itu berputar kayak bianglala 3) warna hitam menujukkan memori/kenangan, bahwa, manis ataupun pahit kenangan tetaplah kenangan, akan selalu ada pada ingatan, terpatri pada ruang hati).
walaupun diceritakan dari sudut pandang orang ketiga pemikiran-pemikiran juang ini entah kenapa keren hahahahah. pada pemilihan-pemilihan kalimat yang dia lontarkan juga pada catatan serta pada surat2 yang dia tuliskan, untuk ana. gilak sih wkwkwk. Ohiya ya, i adore how great penulisnya delivered the story. gimana dia bisa mengisahkan cerita ini, sehingga bisa ngalir dan nyambung dengan otak gue yang ga seberapa ini wkwkwk. terkagum pada susunan kata dengan rasa yang tepat.
4/5 stars
uwuwuwwuuww. semoga setelah ini, minat baca buku gue kembali mengudara. ohya, jadi fiersa besari ini sudah menerbitkan 3 buku: garis waktu, konspirasi alam semesta dan juga catatan juang. catatan juang ini semacem side story dari pemikiran tokoh juang, tapi tokohnya bukan juang. garis waktu ini pemikiran-pemikiran penulis dari berbagai platform sosmed (blog, twitter, line, caption instagram) yang di rangkai menjadi tokoh aku dan kau. senandika singkatnya. (gue belum baca bukunya, tapi begitulah kabarnya). nah dari cerita instastory nya penulis beberapa hari yang lalu, kita bisa tau kalo tadinya kolase yang mau diangkat ke layar lebar tapi setelah berbagai pertimbangan garis waktu lebih tepat untuk di filmkan. harus bgt ni gue baca garis waktu, keburu filmnya tayang wkwkw.
note:
btw, ini agak spoiler..
bab yang berkesan buat gue dari albuk: konspirasi alam semesta ini:
1. bab kawan yang mengagumkan : gue ngebayangin lokasinya tu kayak hutan tempat tinggal newth dkk yang di maze runner wkwkwk. terus kisahnya menyentuh hati seorang gue, tentang arti ketulusan. dan juga kayak ada sudut pandang lain yang harus lo liat pada ketidakadilan, yang tampak tapi terabaikan.
2. dua bab terakhir, lembayung dan juga epilog T_T : ini super parah, gue ga menduga ini sama sekali. pas bacanya, gue sedih tapi gue kesel jugak-- parah.
mungkin ya, karena 3 bab diatas diceritakan dengan p.o.v si juang langsung, jadinya feelnya lebih berasa, lebih dapet. kayak gue tu seolah2 jadi juang dan merasakan semua apa yang di lihatnya. daebak wkwkwk
oke, sekian.
terima kasih.
